Wisuda Tahfidz ke 4 : Hadiah Terindah untuk Wali Santri


Satu per satu wisudawan dan wisudawati Wisuda Tahfidz ke 4 Pondok Pesantren Nurul Jadid Pemuteran dipanggil namanya untuk naik ke atas panggung. Di malam itu, 9 Maret 2022, sebanyak 63 peserta wisuda, yang terdiri dari 25 wisudawan/santri putra dan 38 wisudawati/santriwati, disematkan piagam dan diberikan medali tanda mereka berhasil menghafal Al-Qur’an dengan beberapa kategori, tahfidz Surah Munjiat, Juz 30, Juz 1-5 dan Jus 1-10. Santri Tahfidz terbaik kali ini diberikan kepada Nina Safitri.

Para wisudawan - wisudawati adalah santri dan siswa dari Madrasah Aliyah Nurul Jadid dan Madrasah Tsanawiyah Nurul Jadid. Usai menerima piagam dan medali, satu per satu duduk di antara tamu-tamu kehormatan dalam upacara sakral tersebut, di atas panggung utama yang berdiri kokoh di atas lapangan Pondok Pesantren Nurul Jadid. Sementara para orang tua dan wali mereka khidmad menyaksikan acara seremoni.

Tampak hadir, KH. Ubad Yamin pengasuh Pondok Pesantren Nurul Islam Corahsale Situbondo, KH. Izulhaq Mahfudz pengasuh Pondok Pesantren Misbahul Hidayah Suboh Situbondo. Jajaran Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid, Kiai Taifiqurrahman Mahfudz, Kiai Achmad Faqih Mahfudz, Kiai Sa’dullah Yazid, Kiai Rofiqi serta tamu undangan khusus lainnya. Seperti Pengurus Cabang NU Buleleng beserta jajaranya, Pemerintahan desa.


Melihat momen dalam Wisuda Tahfidz ke 4 ini. Sebagian besar menggembirakan dan penuh optimisme, yang lainnya haru sekaligus sebagai bahan introspeksi diri. Terlihat dari wajah – wajah wali santri yang bangga akan prestasi anaknya yang sudah diwisuda. “ Wisuda ini adalah hadiah terindah untuk wali santri. Karena, sudah mempunyai anak penghafal Al-Qur’an. Al-Qur’an adalah nur. Berbanggalah dengan hafalan kalian. Karena ia adalah sebaik-baiknya teman berbicara,” Sambutan Kiai Sa’dullah Yazid.

Oleh : Agus Syarifuddin

Posting Komentar

0 Komentar